Nasehat Kehidupan

Hidup ini kelihatannya panjang dan lama tetapi setelah dijalani sebenarnya hidup di dunia ini amatlah singkat. Jadi pergunakan waktu dengan sebaik mungkin. Berbahagialah hidup didunia ini. Jalani dan hadapi semua yang harus dilalui. Susah senang semua itu hanya sementara dan selalu silih berganti.

Jika ada orang yang sedang kesusahan mendatangi kita,bantulah sebisanya. Tidak perlu sampai ikut menyusahkan diri. Bantulah sebisanya, jika tidak bisa membantu setidaknya jangan menambah beban pikirannya dengan kata-kata kasar atau hinaan. Jangan membuat orang lain makin susah hidupnya karena kita. Kalau tidak bisa membantu sampaikan dengan sopan dan biarkan hal itu berlalu. Tidak semua hal menjadi kewajiban kita. Dalam perjalanan hidup ini kita akan bertemu jutaan karakter manusia. Pelajarilah semua karakter yang kalian temui dalam hidup ini seperti pepatah yang mengatakan:”
Örang baik memberimu pelajaran
Orang jahat memberimu pengalaman
Orang terburuk memberimu pelajaran
dan orang terbaik memberimu kenangan

Jangan pernah menyalahkan siapapun dalam hidupmu. Jangan pernah menyalahkan orangtuamu apapun yang terjadi. Hormatilah mereka, bantu mereka selagi mereka ada di dunia ini. Percayalah tanpa mereka hidupmu akan lebih sengsara. Setidaknya selama masih ada orang tua berarti dalam hidupmu masih ada dewa nyata yang hidup di dunia ini. Doa dan harapannyalah yang akan menuntunmu bertemu dengan kebahagiaan dan kesuksesan hidup. Cintailah mereka, apapun dosa yang mereka lakukan terhadapmu ampunilah mereka. Percayalah satu hal ini, hidupmu tidak akan bahagia tanpa doa dari orangtuamu. Setidaknya biarpun mereka tidak mendoakanmu tetapi jikan dihatimu ada kedamaian, hidup akan terasa lebih ringan.

Sayangilah saudara kandungmu. Jutaan manusia didunia ini tak sebanding dengan karunia Tuhan yang telah mengikat darah dan berjodoh sebagai saudara kandung. ibarat jadi tangan akan lebih nyaman bila mengenggam kedalam daripada ditarik kearah berlawanan. Apapun karakter mereka, bersuka citalah selama bisa bersama. Tidak semua orang dilahirkan dengan memiliki saudara kandung. Berbahagialah dan maafkan kesalahan mereka. Tanpa mereka hidupnya tidak akan berwarna, ibarat berjalan dipadang pasir yang kering.

Jangan berseteru dengan saudara ipar. Mereka telah menjadi bagian dari hidupmu. Berbahagialah dan rayakan kebersamaan. Mungkin ada konflik atau cekcok dan biasanya dalam keluarga besar konflik terjadi karena masalah ekonomi atau perbedaan karakter. Berpikirlah positif dan jangan terlalu diambil hati karena kadang yang kita pikirkan belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Sayangilah pasangan hidupmu. Suami istri sudah terikat dalam ikatan pernikahan. Awalnya mungkin tidak ada masalah tetapi seiring waktu dan makin panjangnya perjalanan hidup tentu akan bertemu dengan masalah. Cobalah terus bergandengan tangan apapun yang terjadi, komunikasi merupakan cara paling ampuh dalam menyelesaikan masalah. Coba terbuka dari hati ke hati. Buang ego dan merasa paling benar. Memang tidak semudah dilapangan tetapi percayalah pada akhirnya pasangan hidup kita akan memberi kenangan terindah.

Nasehat yang terakhir adalah sayangilah dirimu sendiri. Ampunilah dirimu sendiri dan teruslah melangkah dan menatap ke masa depan. Rawatlah tubuhmu, tidak akan ada yang menginginkanmu saat tubuhmu sakit dan lemah. Keluarga mungkin akan membantu merawatmu tetapi engkau telah menambah beban dalam hidup mereka. Oleh karena itu rawatlah dirimu dengan pikiran-pikiran positif. Bersuka citalah karena ada di dunia ini. Kerjakan hal-hal yang kau sukai dan jangan lupa selalu panjatkan doa kepada Tuhan. Berilah kesehatan dan kekuatan pada tubuh ini, biarlah Tuhan dengan berkat yang kau berikan aku mampu menjaga keluargaku, membantu orang-orang disekitarku dan aku juga dapat hidup bahagia di dunia ini dengan tubuh dan jiwa yang sehat.

Semangat selalu semoga artikel ini dapat memberikan semangat baru kepada kalian semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top